AXE House • Detail | Article

Nyeruput Sambil Dengarkan Dongeng Kopi di Klinik Kopi Yogyakarta



Salah satu kekayaan alam Indonesia yang terkenal sampai luar negeri adalah biji kopi. Sejak jaman penjajahan, kopi dianggap sebagai komoditas ekspor yang paling dicari. Rasa pahit yang ada dalam cairan hitam bikin banyak orang di seluruh dunia terus mengejar demi mendapatkan cita rasa terbaik. Bicara soal cita rasa terbaik, ada satu tempat di Jogjakarta yang racikan kopinya nggak kalah maut, Bro. Nama tempatnya adalah Klinik Kopi, sesuai dengan nama itu, para penggemar kopi yang datang ke sini diajak buat sama-sama bikin kopi.

Begitu masuk ke warung kopi yang didominasi oleh bambu ini, lo bakal merasakan kehadiran kopi yang begitu kuat. Terlihat dari berjajarnya berbagai jenis kopi yang dikoleksi oleh Pepeng ini, sekaligus menyambut kedatangan para tamu yang mampir ke kedai Klinik Kopi tersebut. Banyak orang yang bilang, minum kopi di sini nggak sekedar minum secangkir sampai habir, bayar, terus pulang.

Di sini, kopi diberi makna yang tinggi. Nggak heran kalau lo bakal diajak berdiskusi dan bercerita tentang kopi, mulai dari asal mula hingga jenis-jenis kopi yang tersaji di gelas. Sang pemilik Klinik Kopi, yang bernama Pepeng, bakal setia menemani lo untuk berbagi informasi seputar dunia ngopi sampai ke ampas-ampasnya, Bro.

Nggak hanya itu, lo juga bakal diberi pilihan cara pembuatan kopi. Ada pourover dan pressing. Selain itu, Pepeng juga benar-benar memperhatikan detail lain dalam meracik kopi, seperti suhu air yang tepat supaya kopi nggak overcooked atau undercooked. Dari dua cara tersebut lo bakal temukan nuansa yang berbeda dalam nyeruput kopi. Rasa yang ringan bakal lo dapatkan untuk kopi dengan proses pourover, sementara untuk teknik pressing bakal menghadirkan kopi yang lebih pekat, kental, dan pahit karena mengambil setiap sari yang ada dalam kopi racikan tersebut.

Latar belakang Pepeng, yang dulunya adalah teknisi turbin pesawat bikin orang lain yakin bahwa kecintaan kopi itu bukan karena keturunan, tapi pengalaman. Dari belajar secara teori maupun praktek, Pepeng kini punya sebuah kedai kopi yang “ramah” kepada para pengunjung. Bro, ramah di sini diartikan sebagai interaksi yang dekat antara pengunjung, pemilik kedai, dan secangkir kopi buatannya.
Dengan konsep lesehan, lo bakal diberi tawaran racikan kopi-kopi Indonesia. Mulai dari kopi Nagari Lasi, Papua, Temanggung, Situjuh dan Solok, Aromanis dari Ciwedey, hingga kopi Arjuna dari dataran tinggi Malang. Pepeng sendiri menganggap dirinya lebih dari seorang penggemar kopi yang pengen berbagi pengalaman supaya mereka yang datang nggak cuma dapat kenikmatan dari segelas kopi aja, tapi pengetahuan tentang biji hitam yang mengubah cara minum orang sedunia ini, Bro.

Nah, pengen ngopi yang benar-benar kopi sambil dapat ilmu tentang minuman kegemaran lo ini? Coba mampir ke Klinik Kopi yang terletak di seputaran Kaliurang, Jogjakarta ini, Bro. Semprotkan pula AXE Black ke tubuh buat menemani acara ngopi di Klinik Kopi supaya melipatgandakan perasaan kalem dan nyaman yang lo dapatkan dari kopi racikan mas Pepeng.

Loading…