AXE House • Detail | Article

Interview Sub - #CowoKalem

Interview Dengan Filmmaker Kalem - Takun Arrosid.
Chicco Jericho telah menunjukan kalau hasrat seorang #CowoKalem enggak berhenti di tempat yang nyaman tapi terus menjalani hidup yang progresif dengan menantang diri sendiri dengan hal – hal baru. Karakter yang sama juga dipegang oleh sosok Takun Arrosid yang melakoni bidang perfilman sebagai seorang filmmaker yang telah memegang beberapa brand ternama dibawah talenta-nya.
 
Visualisasi yang dipaparkan oleh Takun berhasil membuat banyak orang melihat visi dan talenta diri-nya sehingga ia memutuskan untuk membangun perusahaan nya sendiri yang bernama Dekraft Visual Studio yang terus mendorong dan menantang-nya untuk mengembangkan kekreatifan-nya. Gaya low-key yang dibawa oleh Takun berakar dari kesukaan-nya dalam menemukan ketenangan ditengah kekacauan. dalam keseharian-nya.
 
Questions has been asked and Takun have answered. Scroll down for our exclusive interview with Takun Arrosid.



Q.     Hi Takun, sejak kapan lo tahu kalau lo akan menjadi seorang filmmaker?

  • Answer: Hi, ok waktu itu gue dihadapi 2 pilihan pas gue kuliah, music band dan filmmaking. Gue ngerasa dari SD udah memulai karir di dunia musik sebagai drummer sampai kuliah, tapi ternyata proses yang gue alami kurang menantang, jadi enggak merubah diri gue menjadi lebih baik dalam berkarya dan mungkin bisa dibilang enggak berkembang/ monoton.
     

Tapi untuk filmmaking, dari dulu gue udah suka film dan selalu penasaran dengan proses pembuatannya, dari rajin nonton film sampai akhirnya dapat kesempatan untuk ikut di beberapa proses pembuatan film (music video, fashion, commercial, event dan wedding) dan perlahan memberikan gue ruang untuk bisa nyalurin dan memvisualisasikan idealisme gue menjadi sebuah karya.
 
Dan disitu gue ngerasa, filmmaking adalah pekerjaan yang membuat gue terus berkembang tanpa batas dan terbentuknya gue sekarang karena telah melewati proses yang selalu membuat gue tertantang untuk berusaha lebih baik dalam berkarya. 
Dengan passion yang gue jalanin, konsistensi membawa gue untuk step in to the next level, yaitu dengan membuat company gue sendiri yang bernama Dekraft, yang bisa lebih memacu gue untuk lebih kuat dalam melakukan yang terbaik dan tentunya mempunyai tantangan baru yang menarik, yang menuntut gue untuk lebih bertanggung jawab dalam melakukan setiap hal yang perlu dilakukan.

Q.     Cukup signifikan ya. Lalu, apa hal tentang profesi lo sekarang ini sebagai filmmaker that only some people know?

  • Answer: Untuk di kerjaan gue ini, bukan hanya sekedar nge-direct dan filming aja, tapi harus tau dari proses awal karya itu mau dibuat (konsep) dan ikut dalam prosesnya. Mulai dari brainstorming cerita, mencari cast  yang sesuai dengan karakter, lokasi, eksekusi di lapangan sampai dengan editing (post and pro production), dengan begitu karya yang dihasilkan akan lebih maksimal.


Q.     Apakah lo setuju kalau moving pictures is better than stills, kenapa?

  • Answer: Gue enggak bisa bilang film lebih baik daripada foto / karya seni lain, tapi menurut gue, semua karya seni ini punya karakter dan impact tersendiri, untuk moving pictures, punya kelebihan dalam visual dan audio experience, ngebuat orang yang menonton bisa mempunyai ruang untuk berfikir dan melihat sudut pandang cerita dari sisi lain dan bisa ikut merasakan di situasi scene itu terjadi.
     


 
Q.     We’ve seen so many films romanticize hal – hal yang sebenar-nya biasa aja, what’s your take on that?

  • Answer: Menurut gue, selama masih batas wajar untuk memvisualisasikannya enggak apa - apa, karena kadang butuh se deep itu untuk menjelaskannya, memberikan perspektif yang baru di dalam situasi tertentu untuk orang – orang yang menganggap momen tersebut biasa aja tapi menjadi luar biasa.
     

Q.     How to capture the best moment in life?

  • Answer: Gue melihat dari sudut pandang yang lebih detail dan berbeda dari kebanyakan orang, lebih kalem dan peka terhadap lingkungan sekitar, karena gue yakin dalam sehari banyak momen yang terjadi disaat itu, bagaimana kita melihat dan merasakannya aja.
     


 
Q.     Seberapa penting penampilan dalam keseharian atau pekerjaan lo and what’s your style?

  • Answer: Sangat penting apalagi di kerjaan gue, untuk merubah mindset banyak orang tentang apa yang gue kerjain di dunia film. Pertama-tama, dengan berpakaian tetap rapih dan wangi, itu membuktikan kalau gue bangga dan respect dengan kerjaan gue.

Untuk style keseharian/ pekerjaan gue, gue lebih banyak pake pakaian bahan linen dan cotton,  cukup detail dalam memilih aksesories yang dipakai dan enggak terlalu suka yang slim fit, shocking colordan pattern. Gue lebih suka terlihat santai, nyaman tapi tetap rapih, karena dalam pekerjaan gue dituntut untuk lebih flexible dan aktif.

Q.     Ok, lalu sebagai seorang yang memiliki persona, gimana cara lo intensify gaya lo?

  • Answer: Dengan memakai pakaian yang nyaman sesuai dengan karakter diri gue pada situasi yang akan gue hadapin. Well intinya sesuai pada tempatnya, baik itu dalam keseharian atau di saat kerja. Yang penting tetap rapih dan wangi, menurut gue itu udah cukup.
     

Q.     Banyak orang sekarang memandang lo sebagai panutan, how do you cope with that?

  • Answer: Dengan selalu berusaha memberikan yang terbaik dan menginspirasi.
     

Q.     Balik lagi sedikit nih, sebagai filmmaker, apakah penting untuk tetap kalem saat berkarya dan menghadapi problem dengan client, saat ideation atau saat dilapangan? How do you manage them?

  • Answer: Menurut gue sangat penting untuk tetap kalem, karena semakin banyak yang mau dilakuin, semakin banyak juga ruang yang dibutuhin untuk berfikir sebelum ngambil sikap, karena gue cukup hati – hati untuk itu. Apa yang dilakukan sekarang, menentukan keesokan harinya akan terjadi apa.
     


 
Q.     Saat lo sedang menghadapi hari - hari yang hectic, apa yang lo lakuin untuk tenangin diri lo?

  • Answer: Biasanya kalo lagi hectic, gue akan ke tempat yang sepi tanpa ada orang, kemana pun itu untuk tenangin diri dan minum air putih yang banyak, karena gue tau sehabis keluar dari ruangan tersebut, gue akan disibukin dengan banyak hal dan harus tetap fit hahaha
     

Q.     What keeps you driven in creating, apa dorongan dan motivasi lo sebagai pekerja seni?

  • Answer: Selalu ingin terus belajar, ayah gue selalu bilang “mulailah dari diri sendiri”. Kata-kata itu selalu ada di kepala gue dan membuat gue terus berkarya hingga saat ini. Support dari orang tua, teman - teman dan pengalaman yang udah gue lewati juga telah membentuk pribadi gue sekarang untuk terus berkarya.
     

Q.     Ok, tapi lo pasti punya “me time” kan disela-sela pekerjaan lo. Hal apa yang lo lakuin untuk getaway setelah selesai dari pekerjaan lo?

  • Answer: Oh tentu, gue selalu pengen explore destinasi baru/ tempat yang punya nilai sejarah mendalam, kadang traveling sendiri pun jadi, bukan soal tempatnya dimana/ pergi kemana, tapi momen selama perjalanan di saat traveling, apapun yang terjadi disana, menurut gue, merupakan salah satu sumber inspirasi selagi traveling dan itu akan memberikan semangat untuk siap kembali berkarya.
     



Q.     Satu kata yang paling mendeskripsikan hidup lo?
·         Answer: Detail.
 
Q.     Menurut lo mana yang lebih penting, hasil atau proses, why?

  • Answer: Jelas proses, proses yang menentukan hasil dari sebuah karya akan seperti apa. Banyak orang yang merasa bisa, tetapi sedikit yang bisa merasa ada di dalam prosesnya. Maksud gue merasa disini yaitu merasa untuk lebih peka dan selalu mau belajar lebih banyak, dimana itu akan bisa membentuk individu yang mempunyai pondasi yang kuat, menjadi lebih konsisten, loyal dan totalitas dalam berkarya.
     

Q.     Apakah ada suatu hal yang harus menjadi perbincangan dikalangan anak muda yang lo rasa kurang banyak diutarakan?

  • Answer : Banyak yang melihat sebuah karya hanya dari cover nya saja dan membuat karya hanya sekedar keren – kerenan atau mungkin ikut – ikutan, maunya instant, tidak mau melewati prosesnya. Jadi untuk kalangan muda yang lebih punya banyak waktu dan semangat yang tinggi, manfaatkan waktu sebaik – baiknya, semakin banyak berkarya, semakin banyak belajar, semakin banyak melihat dan mendengar, semakin mau tau tentang sebuah proses terjadinya sebuah karya. Karena gue yakin, filmmaker yang dikenal namanya dan diingat karyanya pasti telah melewati proses yang tidak mudah yang membuat mereka selalu dikenang.
     

Q.     One word or two for the youths?

  • Answer: Tanpa batas. Takun Arrosid dan ke-kalemannya telah menunjukan kalau passion dan keingingan untuk belajar akan terus membawa lo ke tahap kehidupan yang lebih baik. Takun memfokuskan dirinya untuk terus mengembangkan talenta-nya dengan cara yang signifikan. When the world is rough, take a step back dan tenangin diri lo is a simple way untuk lo bisa menata kembali pikiran lo dan siap untuk melawan masalah – masalah di keseharian lo. Hit us in the comment section below tentang hal apa yang menjadi drive didalam hidup lo?

Loading…